Monday, January 27, 2014

Lola Amaria Buat Film tentang Skandal Seks Koruptor Impor Daging Domba

0

Lola Amaria Buat Film tentang Skandal Seks Koruptor Impor Daging DombaJAKARTA - Tahun 2014 film Indonesia semakin beragam. Setelah muncul film bergenre komedi aksi seperti Comic 8, kini muncul film dengan tema komedi satir berjudul Negeri Tanpa Telinga karya Lola Amaria.

Negeri Tanpa Telinga diambil dari kehidupan realita sosial di Indonesia yakni, politik, kekuasaan dan seks. Walaupun mengambil materi yang terhitung berat Lola dapat mengemasnya secara ringan tanpa menghilangi kualitas materi.

"Sekilas tampak berat tetapi saya jamin film akan menghibur kita di tengah-tengah kepungan informasi negatif politik kebangsaan, korupsi kekuasaan, skandal seks para penguasa dan buramnya potret masa depan bangsa," ungkap Lola Amaria di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2014).

Tema yang diambil pun masih berhubungan dengan kondisi Indonesia saat ini, di mana akan dilaksanakannya pemilu pada April mendatang. Kehidupan sosial yang yang terlalu berat dipikirkan tetapi banyak menyimpan hal jenaka di baliknya.

"Tema film masih sama, lahir dari pergumulan realitas sosial sehari-hari. Kali ini saya ingin bercerita dengan cara yang sedikit berbeda. Komedi satir saya rasa cara yang paling pas. Siapa bilang di dalam kepedihan kita tidak bisa tertawa. Paling tidak kita bisa menertawakan kepedihan itu sendiri," lanjut Lola.

Film ketiga Lola Amaria di bawah rumah produksi Lola Amaria Production ini bercerita tentang Naga yang berprofesi sebagai tukang panti pijat keliling.

"Selama ini banyak film bertema sosial politik menggunakan mata sebagai medium kisah. Kali ini saya ingin menggunakan telinga. Telinga orang biasa, telinga seorang tukang pi jat yang mempunyai klien orang papan atas seperti politisi, pengusaha dan jurnalis," katanya.

Saking luasnya pergaulan Naga, seorang Menteri bernama Joko Ringkik, seorang Ketua Partai Martobat bernama Piton, Ketua Partai Amal Syurga bernama Etawa, dan anggota Dewan Perwakilan Aspirasi Rakyat (DPAR) seperti Tikis Queenta dan Barber Sinaga.

Namun di balik pergaulannya yang luas, Naga menyimpan skandal yang bisa berpengaruh terhadap stabilisasi negaranya. Ia pun menceritakan skandal itu kepada seorang jurnalis TV Nine bernama Chika Cemani. Publik pun gempar dengan pengakuan Naga dan akibatnya banyak teror yang ia dapat, dari ancaman pembunuhan hingga kekerasan fisik yang dialami.

Pengalamannya mendengar persoalan politik diawali ketika ia memijat Etawa. Di balik wajahnya salehnya itu, ternyata Etawa melakukan kongkalikong impor daging domba dan memiliki skandal seks dengan para perempuan.

KAPAK (Komisi Anti Penyuapan dan Korupsi) ya ng memiliki banyak telinga bertindak menyelidiki kasus itu. Penangkapan oleh KAPAK menyebabkan skandal perempuan Etawa terbongkar.

Di satu sisi Naga menyesalkan telinganya yang mendengar semua kejadian itu. Naga pun harus berjuang agar mampu hidup dari ancaman pembunuhan.

Film yang dibintangi oleh Ray Sahetapy, Jenny Chang, Lukman Sardi, Teuku Rifnu Wikana, Tanta Ginting, Kelly Tandiono, Maryam Supraba dan Gary Iskak akan memerankan tokoh di atas sesuai dengan shionya. Dimaksud agar setiap tokoh memiliki karakter yang mewakili karakternya masing-masing. Film ini akan syuting dalam waktu dekat dan target dirilis sebelum April 2014 sebelum Pemilu dimulai.




Sumber : http://celebrity.okezone.com

0 comments:

Post a Comment